Jumat, 27 Februari 2015

DIARE

Mengenai Diare !!
Obat Diaree

Diare merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi dikalangan masyarakat kita yang mana penderitanya tidak hanya orang dewasa, anak-anak hingga balita pun bisa mengalaminya. Dan tahukah anda jika diare ini juga bisa menyebabkan kematian bagi balita yang mengalaminya. Diare ini terjadi dimana tinja atau feses ini berubah menjadi lembek atau cair dan mengalami peningkatan yang mana frekuensi buang air besarnya lebih dari tiga kali dalam waktu 24 jam. Seseorang yang mengalami diare akan mengalami dehidrasi akibat berkurangnya cairan dalam tubuh. Jika tidak segera ditangani bisa menjadi masalah baru lagi dimana mengalami dehidrasi berat yang harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dinegara berkembang, diare adalah penyebab kematian paling umum dari mulai balita dan juga membunuh lebih dari 2,6 juta orang setiap harinya kebanyakan disebabkan oleh beberapa infeksi virus tetapi juga seringkali akibat dari racun bakteria.

Tanda dan Gejala Pada Diare

  • Mengalami peningkatan dalam buang air besar dengan tinja lembek atau cair.
  • Seluruh badan terasa lemas dan lesu
  • Terjadi dehidrasi akibat tubuh yang kekurangan cairan
  • Mengalami demam dan muntah-muntah
  • Penurunan nafsu makan
  • Terdapat juga darah dan lendir pada tinja

Penyebab Diare

Penyebab diare itu sendiri cukup beragam mulai dari peradangan usus (kholera, disentri, bakteri dan virus), kurang gizi, keracunan makanan, hingga kepekaan terhadap makanan tertentu (misalnya makanan asam atau makanan pedas). Makanan yang dapat menyebabkan diare diantaranya jeruk, cabai, sawi dan bawang putih.

Komplikasi Diare

Komplikasi yang serius ialah dehidrasi (kekurangan cairan) dan gangguan keseimbangan (elektrolit mineral) khususnya kalium dan natrium yang berakibat kematian, khsusnya pada bayi, anak, balita dan para lansia.

Diagnosis Penyakit Diare

Umumnya diagnosis berdasarkan keluhan dan gejala yang disampaikan penderita. Untuk memastikan penyebabnya, dokter akan menganjurkan beberapa tes penunjang antara lain : Pemeriksaan darah dan tinja.

Rabu, 25 Februari 2015

INSOMNIA

Mengenai Insomnia !!
Insomnia

Insomnia adalah gejala kelainan dalam tidur berupa kesulitan berulang untuk tidur atau mempertahankan tidur walau ada kesempatan untuk itu. Biasanya insomnia disebabkan oleh gangguan didalam waktu dan mekanisme tidur dan perilaku yang tidak sehat (seperti tidak teratur jam tidur, seringnya bergadang dan penggunaan kafein). Insomnia adalah sebagian dari gangguan tidur, tetapi keluhan ini adalah keluhan yang paling sering dari gangguan tidur. Bahkan kadang kala seseorang bisa sulit tidur hanya karena badan dan otaknya tidak lelah. Beberapa masalah tidur antara lain insomnia, narcolepsy, hypersomnia dan apnea.

Gejala Insomnia

  • Tangan berkeringat
  • Cepat marah
  • Kembung dan nyeri pada perut
  • Sulit mengingat, konsentrasi atau membuat keputusan
  • Kelelahan yang berlebihan
  • Sakit kepala, nyeri dan pegal pada punggung
  • Perubahan waktu dan pola tidur
  • Napas tersengal-sengal dan detak jantung tidak stabil

Dampak Akibat Insomnia

  • Dampak fisiologis : Karena kebanyakan dari kasus insomnia terjadi akibat stres
  • Dampak psikologis : Hal ini karena bisa mengganggu ingatan memori, gangguan dalam berkonsentrasi, kehilangan pada motivasi, depresi serta hal lainnya
  • Dampak fisik : Mengalami kelelahan, nyeri sendi, hipertensi dan darah tinggi.
  • Dampak sosial : Kualitas hidup yang mengalami gangguan susah untuk mendapatkan promosi dari lingkungan pekerjaan kurang bergairah dalam menikmati hubungan seksual dan keluarga.
  • Kematian orang yang kurang tidur dari 5 jam mempunyai angka persentase harapan hidup yang jauh lebih sedikit, dibandingkan mereka yang mempunyai kuantitas tidur selama 7-8 jam dalam sehari.

Jenis-Jenis Insomnia

  • Insomnia Primer : Berarti bahwa seseorang mengalami masalah tidur yang tidak terkait dengan kondisi atau masalah kesehatan lain.
  • Insomnia Sekunder : Berarti bahwa seseorang mengalami masalah tidur, karena masalah lain, seperti : Kondisi kesehatan, seperti : asma, depresi, arthritis, kanker, atau mulas.

Penyebab Insomnia

  • Tekanan batin atau pikiran menjadi stress
  • Suasana lingkungan kita terlalu berisik dan terlalu sepi
  • Insomnia akibat dari penyakit seperti asma, sering buang ari kecil.
  • Perubahan pola hidup
  • Melalui minuman seperti kopi yang mengandung kafein
  • Pola makan kurang baik

Diagnosis Insomnia

Dalam mendiagnosis insomnia, dokter biasanya akan terlebih dahulu mengumpulkan keterangan dari pasien perihal riwayat kesehatannya. Dokter akan bertanya apakah pasien memiliki masalah kesehatan, baik fisik maupun psikologis yang mungkin membuatnya sulit tidur serta obat-obatan yang dikonsumsi. Untuk mengetahui tingkat keparahan insomnia, pasien membuat sebuah buku harian tidur selama dua minggu. Beberapa informasi yang harus dicantumkan didalam buku harian tidur biasanya meliputi waktu yang dibutuhkan pasien untuk dapat tidur, kira-kira pukul berapa dia mulai tidur, berapa kali dia terbangun dimalam hari, dan pukul berapa pasien bangun.

Selasa, 24 Februari 2015

Usus Buntu

Mengenai Usus Buntu !!

Usus buntu adalah suatu penyakit yang ditandai dengan adanya peradangan pada bagian usus buntu atau disebut juga apendiks. Terkadang banyak sekali sel-sel dalam usus buntu yang berfungsi untuk pertahanan atau imunitas tubuh. Bila usus buntu ini infeksi atau biasa yang disebut dengan radang usus buntu, maka akan membuat pemiliknya amat merasakan sakit dan bisa menyebabkan kematian penderita bila terlambat melakukan pertolongan. Pada awalnya kemungkinan peradangan tidaklah terlalu berat dan meluas sehingga orang masih dapat mengatasi radang usus buntu. Namun suatu saat ia menimbulkan rasa sakit yang luar biasa. Meskipun usus buntu ini tergolong memiliki organ pertahanan bagi tubuh namun demikian dikatakan sebagai organ yang kurang penting, usus buntu yang telah meradang akan rentan pecah, jika pecah bakteri dalam cairan nanah yang disebabkan peradangan usus buntu akan merusak bagian dalam tubuh lainnya.

Penyebab Usus Buntu

  • Penyumbatan. Sisa makanan atau kotoran yang mengeras dapat terjebak di dalam lubang pada rongga perut yang mengisi appendix anda
  • Infeksi. Appendicitis dapat juga dikarenakan infeksi, seperti infeksi virus gastrointestinal, atau mungkin karena jenis pembengkakan lainnya.

Gejala Usus Buntu

  • Mual dan Muntah
  • Rasa Sakit yang signifikan, terutama dibagian kanan perut
  • Diare
  • Demam Ringan
  • Sering Berkemih
  • Hilangnya Nafsu Makan
  • Perut yang membesar

Resiko Penyakit Usus Buntu

  • Konstipasi atau susah buang air besar, namun kemungkinan terjadinya penyakit diare juga bisa saja terjadi
  • Suhu tubuh pada pasien yang mengalami peningkatan sebesar 99-102 derajat farenhit
  • Takikardia
  • Mengalami perforasi atau infarksi apendiks yang diindikasikan dengan terjadinya pemberhentian nyeri abdominal dengan tiba-tiba

Pemeriksaan Usus Buntu

Pemeriksaan laboratorium pada darah dan urin memperlihatkan adanya peningkatan jumlah sel darah putih. Pemeriksaan akan semakin lengkap dan terarah bila dilakukan pemeriksaan foto rontgen dada dan perut serta pemeriksaan USG perut. Tindakan pengobatan satu-satunya yang akan dilakukan untuk mengobati penyakit usus buntu adalah dengan membuang usus buntu yang meradang melalui tindakan operasi.

Senin, 23 Februari 2015

Darah Tinggi

Mengenai Darah Tinggi !!

Penyakit darah tinggi mungkin sudah tidak asing lagi didengar dikalangan masyarakat, bahkan penyakit darah tinggi ini tidak lagi menyerang usia lanjut, sekarang usia masih muda pun juga terkena penyakit darah tinggi. Darah tinggi merupakan suatu kondisi dimana tekanan didalam pembuluh darah arteri meningkat yang menyebabkan jantung harus bekerja lebih keras dari biasanya untuk mengedarkan darah melalui pembuluh darah. Tekanan darah normal pada saat istirahat adalah kisaran sistolik 100-400 mmHg dan diastolik 60-90 mmHg. Tekanan darah tinggi terjadi bila terus menerus berada pada 140/90 mmHg atau lebih. Tekanan darah tinggi menjadi faktor resiko utama yang bisa menyebabkan seseorang terkena stroke, serangan jantung, gagal jantung dan berbagai macam penyakit kronis lainnya. Pada umumnya, pria lebih berusia 45 tahun beresiko terkena darah tinggi dan pada wanita yang berusia lanjut diatas 64 juga memiliki resiko yang sama.

Faktor Penyebab Darah Tinggi

  • Pola makan yang kurang sehat dan pola hidup yang sehat
  • Stres
  • Mengkonsumsi alkohol secara berlebihan
  • Obesitas
  • Kurang gerak atau kurang berolahraga
  • Faktor usia dan faktor gender

Gejala atau Ciri-Ciri Penyakit Darah Tinggi

  • Sering merasakan sakit dibagian belakang kepala pada saat bangun tidur
  • Sulit berkonsentrasi
  • Sensitif atau mudah marah
  • Mengalami kesulitan dalam tidur dan mudah lelah
  • Rasa ingin mual dan muntah serta pandangan mata menjadi kabur

Berikut Ini Tips Menghindari Tekanan Darah Tinggi

  • Kurangi makanan yang terlalu banyak memiliki kandungan garam
  • Kurangi merokok serta mengkonsumsi alkohol
  • Jauhi pikiran yang terlalu stress
  • Rajin berolahraga
  • Konsumsilah makanan secara seimbang
  • Perbanyak mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran

Tensi Tekanan Darah Tinggi

Komplikasi Darah Tinggi 

  • Kerusakan otak
Tekanan darah yang terlalu tinggi menyebabkan pecahnya pembuluh darah otak (stroke) akibatnya, darah tercecer dari daerah tertentu otak sedangkan bagian lain otak tidak teraliri cukup sehingga bagian otak menjadi rusak.
  • Kerusakan jantung
Tekanan darah yang tinggi menyebabkan pembesaran otot jantung kiri sehingga jantung mengalami gagal fungsi. Pembesaran otot jantung kiri disebabkan jantung bekerja keras untuk memompa darah.
  • Kerusakan ginjal
Tingginya tekanan darah akan membuat pembuluh darah dalam ginjal tertekan. Akhirnya, pembuluh darah menjadi rusak dan menyebabkan fungsi ginjal menurun hingga mengalami kegagalan ginjal.
  • Kerusakan mata
Tekanan darah yang tinggi menyebabkan tertekannya pembuluh darah dan syaraf pada mata sehingga penglihatan terganggu.

Minggu, 22 Februari 2015

Asma

Mengenai Asma !!

asmaPenyakit asma terjadi karena saluran pernafasan menuju paru-paru terlalu sensitif. Karena banyak faktor, saluran pernafasan yang terlalu sensitif tersebut dapat meradang, bengkak dan berlendir. Ketika meradang otot-otot disekitarnya mengenjang lalu menciut sehingga aliran udara yang masuk menjadi lebih sedikit dan membuat penderita menjadi sesak nafas dan mengeluarkan bunyi saat bernafas.
Yang menjadi permasalahan utama adalah penyakit asma seringkali tidak terdiagnosis serta pengobatan yang tidak memadai ataupun memenuhi syarat. Banyak juga kasus pengobatan sendiri oleh pasien menggunakan obat asma semprot atau inhaler. Memang benar ini bisa mengatasi gejala asma, namun justru akan memberikan efek buruk kedepannya, yakni akan menimbulkan gejala semakin parah dan serangan asma yang semakin sering terjadi.

Gejala Asma

  • Batuk-batuk yang berulang hilang timbul
  • Nafas berbunyi : ngik.. ngiik (mengi)
  • Sesak nafas dan dada terasa berat karena penyempitan pada rongga dada
  • Mengalami kesulitan tidur akibat batuk atau kesulitan bernafas
  • Kebiruan dimulut dan sekitarnya

Faktor Resiko dan Penyebab Asma

Tidak ada penyebab tunggal, namun ada beberapa hal seperti faktor genetika dan lingkungan, dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengidap penyakit ini. Jadi siapa saja yang beresiko terkena asma ?
  • Riwayat keluarga kondisi dimana asma atau alergi lain yang terkait, seperti eksim, alergi makanan atau minuman.
  • Setiap orang yang memiliki kondisi alergi lain, seperti alergi makanan
  • Pernah mengidap infeksi paru-paru umum ketika masih kanak-kanak
  • Setiap anak yang terpapar asap tembakau, terutama jika ibunya merokok selama kehamilan.
  • Bayi yang lahir prematur
  • Bayi yang berat lahir rendah yakni kurang dari 2 kg.

Apa Yang Terjadi Saat Serangan Asma?

  • Otot-otot disekitar saluran udara mengencang
  • Adanya peningkatan peradangan pada lapisan saluran udara yang membengkak
  • Saluran udara menghasilkan lendir yang lengket atau dahak yang mempersempiit saluran udara sehingga laju udara terhambat dan kesulitan untuk bernafas

Kamis, 19 Februari 2015

Asam Urat

Mengenai Asam Urat !!


Asam urat adalah suatu penyakit yang sering menyerang bagian persendian terutama sendi jari kaki, jari tangan, tumit, dengkul dan pergelangan tangan. Jangan dikira bahwa nyeri yang ditimbulkan asam urat adalah nyeri biasa. Nyeri sendi yang di akibatkan asam urat sangatlah hebat dan membuat bagian yang diserang tampak bengkak dan meradang. Namun demikian, tidak semua rasa nyeri dipersendian bisa disimpulkan bahwa seseorang terkena penyakit asam urat. 

Asam urat biasanya sering menyerang seseorang yang berusia lanjut, untuk pria biasanya berusia 40 tahun keatas, sedangkan wanita saat memasuki usia menopause. Sebagian besar orang yang menderita asam urat biasanya juga mempunyai penyakit lain, seperti penyakit ginjal, penyakit diabetes, atau hipertensi. Zat asam urat ini biasanya akan dikeluarkan oleh ginjal melalui urine dalam kondisi normal. Namun dalam kondisi tertentu, ginjal tidak mampu mengeluarkan zat asam urat secara seimbang sehingga terjadi kelebihan dalam darah.

Gejala Penyakit Asam Urat

  • Terjadi nyeri pada sendi yang terjadi secara berulang kali
  • Persendian terasa nyeri, ngilu, linu, kesemutan dan bahkan sampai membengkak dan berwarna kemerahan (meradang).
  • Terasa nyeri dipersendian di pagi hari (baru bangun tidur) dan malam hari
  • Persendian terasa sakit sekali saat akan bergerak
  • Persendian yang diserang biasanya sendi kaki, jari tangan, dengkul, tumit, pergelangan tangan dan siku.

Penyebab Penyakit Asam Urat

  • Terlalu banyak mengkonsumsi zat purin
  • Terjadi peningkatan kadar asam urat dalam tubuh, yang membuat ginjal tidak mampu membuang kelebihan asam urat tersebut
  • Terlalu banyak kristal asam urat yang menumpuk di persendian
  • Persendian terasa nyeri, membengkak, meradang, panas dan kaku

Diagnosis Asam Urat

Untuk memastikan apakah anda menderita penyakit asam urat atau gout, dokter biasanya akan memeriksa keberadaan kristal-kristal natrium urat didalam sendi-sendi anda. Selain itu untuk mendiagnosis asam urat biasanya melakukan pemeriksaan sebagai berikut :
  • Pemeriksaan asam uart dengan riwayat medis dan pemeriksaan fisik dapat dijadikan acuan diagnosis, namun uji laboratorium diperlukan untuk diagnosis secara pasti.
  • Pemeriksaan pada darah dan urin biasanya menunjukkan tingkat tinggi asam urat.
  • Pemeriksaan asam urat dengan penyedotan sendi mungkin diperlukan. Pada tes ini, jarum kecil ditempatkan kedalam sendi yang terkena dan beberapa cairan sendi akan diambil. Cairan ini diperiksa dibawah mikroskop untuk memeriksa adanya kristal atau tanda tanda asam urat.
  • Dalam kasus lama, sinar X pada sendi dapat mengungkapkan adanya abnormalisasi asam urat.

Ambeien

Mengenai Ambeien !!

Penyakit AmbeienAmbeien adalah suatu penyakit yang terjadi pada anus yang ditandai dengan pembengkakan dan biasanya disertai dengan darah. Jika salah satu pembuluh darah pada anus mengalami gangguan maka pembuluh darah tersebut akan melebar atau mengalami pembengkakan. Hal tersebutlah yang disebut ambeien atau wasir pada umumnya sulit untuk duduk atau buang air besar karena akan terasa sangat sakit apabila bibir anus mendapatkan tekanan. Biasanya ambeien yang sudah parah harus dioperasi, namun tindakan operasi pengangkatan ambeien bisa memberi efek samping yang tidak baik sehingga banyak yang beralih ke pengobatan herbal karena dianggap aman serta terjangkau. Jangan biarkan penyakit ambeien yang anda derita bisa dibuat menderita seumur hidup oleh ambeien yang tidak ditanggulangi dengan baik dan benar.

Faktor Pencetus Ambeien

Pada dasarnya wasir ditimbulkan oleh tekanan rongga perut (abdomen) berkepanjangan yang mengakibatkan pelebaran pembuluh darah balik (vena) dan pembengkakan jaringan di dinding dubur. Kondisi ini biasanya dialami olah orang yang sering mengenjan, wanita hamil dan pekerja berat (angkat-angkat berat).

Penyebab Penyakit Ambeien

  • Terlalu banyak duduk
  • Diare yang menahun
  • Kehamilan ibu hamil yang diakibatkan perubahan hormon
  • Keturunan penderita ambeien
  • Hubungan seks lewat anus
  • Penyakit yang membuat mengenjan penderita
  • Sembelit yang menahun
  • Penekanan kembali aliran darah vena

Gejala Ambeien

  • Pendarahan dubur
  • Keluar darah beberapa tetes, namun akan menjadi lebih deras apabila mengalami ambeien akut
  • Ketika hendak BAB disertai keluarnya darah berwarna merah muda
  • Merasa masih ada fases yang belum dikeluarkan, meski BAB dirasa sudah usai, ini menyebabkan seseorang harus mengendan lebih kuat lagi. Hal ini lah yang membuat ambeien semakin menimbulkan darah
  • Terasa gatal dibagian anus sehingga sulit untuk dibersihkan. Rasa gatal tersebut bisa disebabkan karena adanya virus yang menimbulkan infeksi pada kulit.

Jenis-Jenis Ambeien

Wasir Memiliki 2 Kategori, yaitu :
  • Ambeien Dalam
Wasir dalam adalah wasir yang terdapat dibagian dinding dalam anus. Gejala wasir dalam muncul ketika terjadi pendarahan awal tanpa rasa sakit ketika buang air besar.
  • Ambeien Luar
Wasir luar merupakan jenis wasir yang sangat buruk dan berbahaya. Wasir luar membutuhkan penanganan dan pengobatan secara intensif. Wasir luar terjadi ketika wasir telah berada diluar dinding anus dan menonjol keluar.

Tingkatan Pada Penyakit Ambeien

  • Stadium 1 : merupakan penyakit ambeien yang terjadi dengan munculnya tonjolan yang masih kecil dan belum kuar. Gejalanya adalah darah yang menetes setiap anda selesai buang air besar.
  • Stadium 2 : Tonjolan yang sudah keluar namun ukurannya sedang.Gejalanya muncul jika selesai buang air besar, dan tonjolannya keluar namun setelah itu masuk kembali dengan sendirinya.
  • Stadium 3 : Ukuran dari tonjolan yang keluar tadi lebih besar dan gejalanya dirasakan setelah buang air besar. Tonjolan ini memerlukan bantuan tangan untuk membantu memasukkannya lagi.
  • Stadium 4 : Tonjolan ini besarnya bisa sampai seukuran bola tenis. Dan tonjolan ini tidak masuk walaupun sudah didorong dan cara mengobati ambeien untuk stadium ini adalah dengan melakukan operasi.